SANTRI MTS SAHID IKUT SERTA DI KOMPETISI INTERNASIONAL MATEMATIKA SINGAPURA 2019

Tak henti mengucap syukur alhamdulillah ,para pelajar Indonesia kembali meraih prestasi di kancah Internasional melalui Internastional Mathematic Contest Singapore (IMC Singapore ) 2019.Para pelajar Indonesia berhasil meraih 8 medali emas, 17 perak, 31 Perunggu dan 23 Merit. IMC Singapore merupakan ajang Kompetisi matematika yang di ikuti 1214 peserta dari 16 negara diantaranya : Australia,Khazakstan, Korea Selatan, Hongkong, India,Indonesia, Iran,Malaysia,Myanmar,Singapura,Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Philipines, Republik Rakyat Tiongkok dan Vietnam.

kali ini Santri Pondok Pesantren Modern sahid ikut serta dalam  ajang international tersebut, yang di wakili oleh ananda Aleya Senna santri Madrasah Tsanawiyah Sahid. Senna menjadi juara harapan untuk kategori SMP. Sebuah kebanggaan,  santri kami bisa ikut serta di ajang tersebut, besar harapan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk melangkahkan kaki di ajang internasional.

Sebelum mengikuti ajang IMC Singapura ini, ananda Aleya Senna Sudah mengikuti Ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2019, untuk Mapel Matematika dan berhasil melaju ketingkat Provinsi yang Insya Allah Akan dilaksanakan pada tanggal 14 & 15 Agustus mendatang di Cianjur. Mohon doa dan dukungannya kepada orang tua,ustad/dzah dan semua pihak agar ananda Senna bisa terus lanjut ke Tingkat Nasioanal di kota Manado Sulawesi Utara, dan mengharumkan nama Provinsi Jawa Barat serta Pondok tercinta Pondok Pesantren Modern Sahid |Br

Pelatihan PASTRY

Pelatihan pastry yang dilaksanakan di SMKN 3 Bogor, dibimbing oleh Chef Thusyadi dari KTMB (kelompok tukang masak bogor). Siswi siswi SMK SAHID kelas X, memiliki pengalaman berharga, mereka melakukan pelatihan di bidang bakery dan pastry yang diselenggarakan oleh komunitas Kelompok Tukang Masak Bogor dan difasilitasi SMKN 3 Bogor. Pelatihan yang dimulai dari pagi hingga petang ini membuahkan banyak hasil, terutama menginspirasi para siswi SMK SAHID untuk dapat lebih mematangkan kemampuannya di bidang Tata Boga. Sebagai peserta didik baru, hal ini adalah pengalaman nyata yang berharga, dimana mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana profesi ketatabogaan yang kelak mereka cita citakan.